Pada suatu hari berjalanlah seseorang yang berpakain sebagai sufi,berjamis putih ria plus bersorban & tidak lupa juga pelihara jenggot ; ketika berpapasan dengan seekor anjing ia pun memukulkan tongkatnya ke anjing itu. Si Anjing pun kesakitan dan sambil melolong dia lari menuju rumah seorang bijaksana, sang Ulama Sejati,yang tidak berpakaian serba putih,apalagi bersorban. Anjing itupun sambil memegang moncongnya yg terluka,sambil menangis kesakitan ia mohon keadilan karena diperlakukan secara kejam oleh sufi itu.
Sang Bijaksana pun mempertemukan keduanya,kepada sufi dia berkata: "Wahai fulan, mengapa engkau perlakukan binatang ini sekasar itu?!Lihat akibatnya!!
Sufi menjawab: "Itu bukan salahku,itu salah-nya..aku tdk akan memukul tanpa alasan..saya memukulnya karena akan mengotori jubahku..najis!!
"Baiklah, daripada menunggu ganti rugi di akhirat, baiklah saya berikan ganti rugi bagi rasa sakitmu itu wahai anjing"
Sambil meringis kesakitan si Anjing-pun berkata: "Sang Bijaksana..,ketika saya melihat orang ini berpakain sebagai sufi, saya berpikir bahwa dia tak akan menyakiti saya.Kesalahan utama saya adalah menganggap bahwa pakaian orang suci itu menandakan keselamatan. Apabila Tuan bijaksana mau menghukumnya, rampaslah pakaian sufinya itu, campakkan dia dari pakaian Kaum Terpilih Pencari Kebenaran...huuu..huu(sambil tetep meringis ni si anjing).
Baik dan buruk adalah dari Nya...don't judge, coz u aint a JUDGE